Sabtu, 29 Maret 2014

TINJAUAN ISLAM-KEDOKTERAN MENGENAI MANFAAT WUDLU-SHALAT


Dr.Bahar Azwar, SpB-Onk, seorang dokter spesialis bedah-onkologi ( bedah tumor ) lulusan FK UI dalam bukunya " Ketika Dokter Memaknai Sholat" mampu menjabarkan makna gerakan sholat, di antaranya:

  1. WUDLU
Kulit merupakan organ yang terbesar tubuh kita yang fungsi utamanya membungkus tubuh serta melindungi tubuh dari berbagai ancaman kuman, racun, radiasi juga mengatur suhu tubuh, fungsi ekskresi ( tempat pembuangan zat-zat yang tak berguna melalui pori-pori ) dan media komunikasi antar sel syaraf untuk rangsang nyeri, panas, sentuhan secara tekanan. Begitu besar fungsi kulit maka kestabilannya ditentukan oleh pH (derajat keasaman) dan kelembaban.

Bersuci merupakan salah satu metode menjaga kestabilan tersebut khususnya kelembaban kulit. Kalau kulit sering kering akan sangat berbahaya bagi kesehatan kulit terutama mudah terinfeksi kuman. Dengan bersuci berarti terjadinya proses peremajaan dan pencucian kulit, selaput lendir, dan juga lubang-lubang tubuh yang berhubungan dengan dunia luar (pori kulit, rongga mulut, hidung, telinga). Seperti kita ketahui kulit merupakan tempat berkembangnya banyak kuman dan flora normal,diantaranya Staphylococcus epidermis, Staphylococcus aureus,Streptococcus pyogenes, Mycobacterium sp (penyakit TBC kulit). Begitu juga dengan rongga hidung terdapat kuman Streptococcus pneumonia (penyakit pneumoni paru), Neisseria sp, Hemophilus sp.

Seorang ahli bedah diwajibkan membasuh kedua belah tangan setiap kali melakukan operasi sebagai proses sterilisasi dari kuman. Cara ini baru dikenal abad ke-20, padahal umat Islam sudah membudayakan sejak abad ke-14 yanglalu. Luar Biasa!!

BERKUMUR
Berkumur-kumur dalam bersuci berarti membersihkan rongga mulut dari penularan penyakit.Sisa makanan sering mengendap atau tersangkut di antara sela gigiyang jika tidak dibersihkan (dengan berkumur-kumur atau menggosok gigi) akhirnya akan menjadi mediasi pertumbuhan kuman. Dengan berkumur-kumur secara benar dan dilakukan lima kali sehari berarti tanpa kita sadari dapat mencegah dari infeksi gigi dan mulut.

ISTINSYAQ
Istinsyaq berarti menghirup air dengan lubang hidung, melalui rongga hidung sampai ketenggorokan bagian hidung (nasofaring). Fungsinya untuk mensucikan selaput dan lendir hidung yang tercemar oleh udara kotor dan juga kuman. Selama ini kita ketahui selaput dan lendir hidung merupakan basis pertahanan pertama pernapasan. Dengan istinsyaq mudah-mudahan kuman infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dapat dicegah.

PEMBERSIHAN TELINGA SAMPAI TELAPAK KAKI
Begitu pula dengan pembersihan telinga sampai dengan pensucian kaki beserta telapak kaki yang tak kalah pentingnya untuk mencegah berbagai infeksi cacing yang masih menjadi masalah terbesar di negara kita.


2. SHALAT

BERDIRI
Berdiri lurus adalah pelurusan tulang belakang, dan menjadi awal dari sebuah latihan pernapasan, pencernaan dan tulang.

TAKBIR
Takbir merupakan latihan awal pernapasan. Paru-paru adalah alat pernapasan. Paru kita terlindung dalam rongga dada yang tersusun dari tulang iga yang melengkung dan tulang belakang yang mencembung. Susunan ini didukung oleh dua jenis otot yaitu yang menjauhkan lengan dari dada (abductor) dan mendekatkannya (adductor). Takbir berarti kegiatan mengangkat lengan dan merenggangkannya, hingga rongga dada mengembang seperti halnya paru-paru. Dan mengangkat tangan berarti meregangnya otot-ototbahu hingga aliran darah yang membawa oksigen menjadi lancar.

RUKU'
Dengan ruku',memperlancar aliran darah dan getah bening ke leher oleh karena sejajarnya letak bahu dengan leher. Aliran akan semakin lancar bila ruku' dilakukan dengan benar yaitu meletakkan perut dan dada lebih tinggi daripada leher. Ruku' juga mengempiskan pernapasan.Pelurusan tulang belakang pada saat ruku' berarti mencegah terjadinya pengapuran. Selain itu, ruku' adalah latihan kemih (buang air kecil) untuk mencegah keluhan prostat. Pelurusan tulang belakang akan mengempiskan ginjal. Sedangkan penekanan kandung kemih oleh tulang belakang dan tulang kemaluan akan melancarkan kemih.

SUJUD
Sujud Mencegah Wasir.Sujud mengalirkan getah bening dari tungkai perut dan dada ke leher karena lebih tinggi. Getah bening (limfe) fungsi utamanya adalah menyaring dan menumpas kuman penyakit yang berkeliaran di dalam darah. Dan meletakkan tangan sejajar dengan bahu ataupun telinga,memompa getah bening ketiak ke leher. Selain itu, sujud melancarkan peredaran darah hingga dapat mencegah wasir. Sujud dengan cepat tidak bermanfaat. Ia tidak mengalirkan getah bening dan tidak melatih tulang belakang dan otot. Tak heran kalau ada di sebagian sahabat Rasul menceritakan bahwa Rasulullah sering lama dalam bersujud.

DUDUK DI ANTARA 2 SUJUD
Duduk di antara duasujud dapat mengaktifkan kelenjar keringat karena bertemunya lipatan paha dan betis sehingga dapat mencegah terjadinya pengapuran.Pembuluh darah balik di atas pangkal kaki jadi tertekan sehingga darah akan memenuhi seluruh telapak kaki mulai dari mata kaki sehingga pembuluh darah di pangkal kaki mengembang. Gerakan ini menjaga supaya kaki dapat secara optimal menopang tubuh kita.

SALAM
Gerakan salam yangmerupakan penutup sholat, dengan memalingkan wajah ke kanan dan kekiri bermanfaat untuk menjaga kelenturan urat leher. Gerakan ini juga akan mempercepat aliran getah bening di leher ke jantung.


3. SHALAT MALAM

Malam hari biasanya dingin dan lembab. Banyak lemak jenuh yang melapisi saraf kita hingga menjadi beku. Kalau tidak segera digerakkan, sistem pemanas tubuh tidak aktif, saraf menjadi kaku, bahkan kolesterol dan asam urat merubah menjadi pengapuran. Tidur di kasur yang empuk akanmenyebabkan urat syaraf yang mengatur tekanan ke bola mata tidak mendapat tekanan yang cukup untuk memulihkan posisi saraf mata kita.Jadi sholat malam itu lebih baik daripada tidur. Kebanyakan tidur malah menjadi penyakit. Bukan lamanya masa tidur yang diperlukan oleh tubuh kita melainkan kualitas tidur. Dengan sholat malam, kita akanmengendalikan urat tidur kita.


Jika manfaat gerakan sholat kita betul, maka sangat luar biasa manfaatnya dan lebih canggih daripada yoga. Dr. Gustafe le Bond mengatakan bahwa Islam merupakan agama yang paling sepadan dengan penemuan-penemuan ilmiah. Perkembangan ilmu pengetahuan dan etika sains harus didukung dengan kekuatan iman. Semoga sholat kita makin terasa manfaatnya.


(Dikutipdari Tabloid Nurani)

TINJAUAN ISLAM-KEDOKTERAN MENGENAI KEHARAMAN KONSUMSI BABI

 

Mengapa babi diharamkan? Inilah berbagai alasan yang mendasari keharaman babi di antaranya:

AL QURAN
Al Quran melarang babi di 4 tempat berbeda yaitu 2:173, 5:3, 6:145, 16:115.
"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah. (Quran; 5:3)
Ayat Quran di atas cukup sebagai dasar Muslim bahwa babi haram dikonsumsi.

PARASIT PADA BABI
Haramnya hewan babi bagi umat Muslim adalah disebabkan karena banyaknya parasit dan kotoran dalam hewan ini. Minyak yang terkandung dalam daging babi mempunyai zat yang berbahaya bagi tubuh manusia. Ternyata dalam daging babi terdapat cacing yang bersembunyi. Cacing ini dapat kita lihat dengan melakukan percobaan dengan menuangkan Coca Cola ke daging babi yang masih segar sekalipun beli di supermarket. Tuangkan coca cola secukupnya, tunggu 2 jam dan lihat reaksinya.... Sungguhmengejutkan. Bayangkan kalau cacing cacing itu ada di perut anda ?

Cacing (Helminthes) dalam daging babi itu di antaranya cacing kremi, cacing gelang, & cacing tambang. Salah satu yang paling berbahaya yaitu Cacing Pita (Taenia solium). Cacing ini sangat panjang & hidup di usus, berkembang dari telur, masuk ke darah & dapat mencapai semua organ. Jika cacing itu masuk ke otak, dapat menyebabkan kehilangan memori, & bila masuk ke jantung, dapat menyebabkan serangan jantung. Jika memasuki mata dapat terjadi kebutaan dan bila masuk ke hati, dapat terjadi kerusakan hati. Hal ini dapat merusak semua organ.

Helminthes berbahaya yang lain yaitu Trichurasis trichura. Umumnya, banyak pendapat mengatakan tentang babi, jika dimasak dengan baik maka telurnya akan mati. Penelitian di Amerika menunujukkan bahwa dari 24 penderita Trichuris trichura, 22 di antaranya memasak daging babi dengan baik. Itu membuktikan telur cacing dalam daging babi tidak mati dalam suhu normal.

BABI TIDAK DAPAT DISEMBELIH
Babi tidak dapat disembelih di leher karena mereka tidak memiliki leher. Muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher. Seorang penyembelih, selagi menyebut nama dari Yang Maha Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh. Dan hal ini menyebabkan kematian hewan karena kehabisan darah dalam tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya. Pada babi, karena tidak dapat disembelih, maka organ-organ, misalnya jantung, hati,atau otak dirusak. Hewan tersebut meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging. Hal tersebut mengakibatkan daging hewan akan tercemar oleh uric acid,sehingga menjadikannya beracun. 

URIC ACID DALAM BABI
Islam telah melarang segala macam darah. Analis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang tinggi dari uric acid (asam urat?), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya bagi kesehatan manusia. Senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan dalam kenyataannya bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam darah oleh Ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui air seni. Babi hanya mengeluarkan 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.

LEMAK BABI MENGANDUNG BAHAN BANGUNAN
Lemak babi mengandung bahan untuk bangunan. Lemak itu mengendap dalam tubuh dan dapat menyebabkan hipertensi & serangan jantung. Tidak mengherankan bila 50 % penduduk Amerika menderita hipertensi.

BABI ADALAH BINATANG TERJOROK
Ia hidup di kotoran binatang, kotoran manusia, & kotoran lainnya. Mereka menikmati dan memakan kotoran manusia (kalau ada) dan kotoran kawannya sendiri.

HOMOSEKSUAL PADA BABI
Homoseksual pada babi jelas2 bertentangan dengan fitrah umat manusia. Bilamana umat Islam ikut2an memakan babi maka ditakutkan umat Islam akan mempunyai sifat dan karateristik seperti babi ini.


Demikianlah sekelumit uraian mengapa Islam mengharamkan konsumsi daging babi.Uraian ini semoga dapat menjawab sebagian pertanyaan, khususnya jika kalangan Non-Muslim bertanya mengapa Umat Islam tidak boleh mengkonsumsi babi dalam bentuk apapun, baik itu chops, ham, atau bacon.


WallAhu a'lam


sumber : Translatedari http://WWW.IRF.org