TINJAUAN ISLAM-KEDOKTERAN MENGENAI MANFAAT WUDLU-SHALAT
Dr.Bahar
Azwar, SpB-Onk, seorang dokter spesialis bedah-onkologi ( bedah tumor )
lulusan FK UI dalam bukunya " Ketika Dokter Memaknai Sholat" mampu
menjabarkan makna gerakan sholat, di antaranya:
- WUDLU
Kulit
merupakan organ yang terbesar tubuh kita yang fungsi utamanya
membungkus tubuh serta melindungi tubuh dari berbagai ancaman kuman,
racun, radiasi juga mengatur suhu tubuh, fungsi ekskresi ( tempat
pembuangan zat-zat yang tak berguna melalui pori-pori ) dan media
komunikasi antar sel syaraf untuk rangsang nyeri, panas, sentuhan secara
tekanan. Begitu besar fungsi kulit maka kestabilannya ditentukan oleh
pH (derajat keasaman) dan kelembaban.
Bersuci merupakan
salah satu metode menjaga kestabilan tersebut khususnya kelembaban
kulit. Kalau kulit sering kering akan sangat berbahaya bagi kesehatan
kulit terutama mudah terinfeksi kuman. Dengan bersuci berarti terjadinya
proses peremajaan dan pencucian kulit, selaput lendir, dan juga
lubang-lubang tubuh yang berhubungan dengan dunia luar (pori kulit,
rongga mulut, hidung, telinga). Seperti kita ketahui kulit merupakan
tempat berkembangnya banyak kuman dan flora normal,diantaranya
Staphylococcus epidermis, Staphylococcus aureus,Streptococcus pyogenes,
Mycobacterium sp (penyakit TBC kulit). Begitu juga dengan rongga hidung
terdapat kuman Streptococcus pneumonia (penyakit pneumoni paru),
Neisseria sp, Hemophilus sp.
Seorang ahli bedah diwajibkan
membasuh kedua belah tangan setiap kali melakukan operasi sebagai
proses sterilisasi dari kuman. Cara ini baru dikenal abad ke-20, padahal
umat Islam sudah membudayakan sejak abad ke-14 yanglalu. Luar Biasa!!
BERKUMUR
Berkumur-kumur
dalam bersuci berarti membersihkan rongga mulut dari penularan
penyakit.Sisa makanan sering mengendap atau tersangkut di antara sela
gigiyang jika tidak dibersihkan (dengan berkumur-kumur atau menggosok
gigi) akhirnya akan menjadi mediasi pertumbuhan kuman. Dengan
berkumur-kumur secara benar dan dilakukan lima kali sehari berarti tanpa
kita sadari dapat mencegah dari infeksi gigi dan mulut.
ISTINSYAQ
Istinsyaq
berarti menghirup air dengan lubang hidung, melalui rongga hidung
sampai ketenggorokan bagian hidung (nasofaring). Fungsinya untuk
mensucikan selaput dan lendir hidung yang tercemar oleh udara kotor dan
juga kuman. Selama ini kita ketahui selaput dan lendir hidung merupakan
basis pertahanan pertama pernapasan. Dengan istinsyaq mudah-mudahan
kuman infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dapat dicegah.
PEMBERSIHAN TELINGA SAMPAI TELAPAK KAKI
Begitu
pula dengan pembersihan telinga sampai dengan pensucian kaki beserta
telapak kaki yang tak kalah pentingnya untuk mencegah berbagai infeksi
cacing yang masih menjadi masalah terbesar di negara kita.
2. SHALAT
BERDIRI
Berdiri lurus adalah pelurusan tulang belakang, dan menjadi awal dari sebuah latihan pernapasan, pencernaan dan tulang.
TAKBIR
Takbir
merupakan latihan awal pernapasan. Paru-paru adalah alat pernapasan.
Paru kita terlindung dalam rongga dada yang tersusun dari tulang iga
yang melengkung dan tulang belakang yang mencembung. Susunan ini
didukung oleh dua jenis otot yaitu yang menjauhkan lengan dari dada
(abductor) dan mendekatkannya (adductor). Takbir berarti kegiatan
mengangkat lengan dan merenggangkannya, hingga rongga dada mengembang
seperti halnya paru-paru. Dan mengangkat tangan berarti meregangnya
otot-ototbahu hingga aliran darah yang membawa oksigen menjadi lancar.
RUKU'
Dengan
ruku',memperlancar aliran darah dan getah bening ke leher oleh karena
sejajarnya letak bahu dengan leher. Aliran akan semakin lancar bila
ruku' dilakukan dengan benar yaitu meletakkan perut dan dada lebih
tinggi daripada leher. Ruku' juga mengempiskan pernapasan.Pelurusan
tulang belakang pada saat ruku' berarti mencegah terjadinya pengapuran.
Selain itu, ruku' adalah latihan kemih (buang air kecil) untuk mencegah
keluhan prostat. Pelurusan tulang belakang akan mengempiskan ginjal.
Sedangkan penekanan kandung kemih oleh tulang belakang dan tulang
kemaluan akan melancarkan kemih.
SUJUD
Sujud
Mencegah Wasir.Sujud mengalirkan getah bening dari tungkai perut dan
dada ke leher karena lebih tinggi. Getah bening (limfe) fungsi utamanya
adalah menyaring dan menumpas kuman penyakit yang berkeliaran di dalam
darah. Dan meletakkan tangan sejajar dengan bahu ataupun telinga,memompa
getah bening ketiak ke leher. Selain itu, sujud melancarkan peredaran
darah hingga dapat mencegah wasir. Sujud dengan cepat tidak bermanfaat.
Ia tidak mengalirkan getah bening dan tidak melatih tulang belakang dan
otot. Tak heran kalau ada di sebagian sahabat Rasul menceritakan bahwa
Rasulullah sering lama dalam bersujud.
DUDUK DI ANTARA 2 SUJUD
Duduk
di antara duasujud dapat mengaktifkan kelenjar keringat karena
bertemunya lipatan paha dan betis sehingga dapat mencegah terjadinya
pengapuran.Pembuluh darah balik di atas pangkal kaki jadi tertekan
sehingga darah akan memenuhi seluruh telapak kaki mulai dari mata kaki
sehingga pembuluh darah di pangkal kaki mengembang. Gerakan ini menjaga
supaya kaki dapat secara optimal menopang tubuh kita.
SALAM
Gerakan
salam yangmerupakan penutup sholat, dengan memalingkan wajah ke kanan
dan kekiri bermanfaat untuk menjaga kelenturan urat leher. Gerakan ini
juga akan mempercepat aliran getah bening di leher ke jantung.
3. SHALAT MALAM
Malam
hari biasanya dingin dan lembab. Banyak lemak jenuh yang melapisi saraf
kita hingga menjadi beku. Kalau tidak segera digerakkan, sistem pemanas
tubuh tidak aktif, saraf menjadi kaku, bahkan kolesterol dan asam urat
merubah menjadi pengapuran. Tidur di kasur yang empuk akanmenyebabkan
urat syaraf yang mengatur tekanan ke bola mata tidak mendapat tekanan
yang cukup untuk memulihkan posisi saraf mata kita.Jadi sholat malam itu
lebih baik daripada tidur. Kebanyakan tidur malah menjadi penyakit.
Bukan lamanya masa tidur yang diperlukan oleh tubuh kita melainkan
kualitas tidur. Dengan sholat malam, kita akanmengendalikan urat tidur
kita.
Jika manfaat gerakan sholat kita betul, maka
sangat luar biasa manfaatnya dan lebih canggih daripada yoga. Dr.
Gustafe le Bond mengatakan bahwa Islam merupakan agama yang paling
sepadan dengan penemuan-penemuan ilmiah. Perkembangan ilmu pengetahuan
dan etika sains harus didukung dengan kekuatan iman. Semoga sholat kita
makin terasa manfaatnya.
(Dikutipdari Tabloid Nurani)

